Pantai Losari Jadi Saksi Harmoni Lintas Agama Sambut Kemerdekaan di Makassar

oleh -268 Dilihat

Makassar – Semilir angin laut dan gemerlap cahaya senja di Pantai Losari menjadi latar indah peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia. Ratusan warga dari berbagai latar belakang agama berkumpul, menghadirkan momen penuh toleransi dalam perayaan harmoni lintas agama yang digagas Pemerintah Kota Makassar.

Nuansa Merah Putih di Tepi Laut

Sejak sore, area Pantai Losari dipenuhi hiasan merah putih dan panggung utama yang berdiri menghadap laut. Tidak hanya menampilkan tarian dan musik tradisional, acara ini juga menyuguhkan penampilan paduan suara lintas agama, pembacaan doa dari perwakilan enam agama resmi di Indonesia, hingga penampilan seni budaya daerah.

“Indonesia merdeka bukan hanya tentang bebas dari penjajahan, tetapi juga bebas dari perpecahan. Pantai Losari hari ini membuktikan kita bisa bersatu dalam perbedaan,” ujar Wali Kota Makassar dalam sambutannya.

Perpaduan Budaya dan Spirit Nasionalisme

Di tengah acara, ribuan warga yang hadir turut menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dengan penuh semangat. Dentuman musik tradisional Makassar berpadu dengan tabuhan tifa, lantunan rebana, dan gesekan biola dari kelompok musik gereja, menciptakan harmoni yang jarang terlihat.

Para pengunjung, baik warga lokal maupun wisatawan, terlihat antusias mengabadikan momen ini dengan kamera ponsel.

Pantai Losari
Pantai Losari

Baca juga: Makassar Masuk Daftar Kota Biaya Tertinggi, DPR Dorong Transportasi Terintegrasi

Doa Bersama untuk Negeri

Enam tokoh agama di Makassar secara bergantian memimpin doa, memohon keberkahan dan persatuan bagi bangsa. Prosesi ini menjadi simbol bahwa perbedaan keyakinan tidak menghalangi persaudaraan.

“Kami ingin anak-anak muda melihat bahwa toleransi itu nyata, bisa dirasakan, dan harus dijaga,” kata salah satu tokoh agama yang hadir.

Dari Losari untuk Indonesia

Sorakan dan tepuk tangan penonton mengiringi lampion-lampion itu hingga menghilang di balik cakrawala.

Pantai Losari, yang selama ini menjadi ikon Makassar, malam itu seolah berubah menjadi panggung persaudaraan.

Shoppe Mall

No More Posts Available.

No more pages to load.